PUISI : Di Batas Kota
Di Batas Kota
Tak ada yang tersisa selain kilauan senja
Memancar redup di haribaan batas kota
Burung-burung terbang berlalu-lalang di langitnya
Turut merasakan sisa dari kehangatannya
Sesaat setelah itu
Termenung mataku memejam
Seakan menyisakan pelik menghantarkan luka
Senyumnya mengalunkan gemericik air dan gema pujian untuk-Nya
Terketuk hati seakan menebas pilu yang menyatakan rindu
Masih adakah harap di pertemuan terakhir itu?
Kau terpencil di dalam hatiku.
Surabaya, 17 Juli 2023
Pada suatu teras yang sunyi

Komentar
Posting Komentar