PUISI : Siapkah Untuk Kembali
Siapkah Untuk Kembali
Masih terngiang isak tangis yang mendera di atas balkon sebuah rumah kopi
Terpejam matanya seakan menahan pedihnya sikap saat kilaiuan sinar menyongsong dari ufuk barat
Tertolak batinku seakan iba menyaksikan derai air mata mengalir tak berdosa di atas keanggunannya
Masih teringat jelas di ingatan peristiwa itu
Tak ada hal yang baik selain apa yang telah aku selami
Seperti bunga yang terputus dari rantingnya
Tak kuasa menahan riuahan angin semerbak di ujung pelataran sana
Masih teringat jelas di ingatanku
Surabaya, 14 September 2023
Dalam sepi bercampur keriuhan.

Komentar
Posting Komentar