PUISI : Kamu
Kamu
Ini pasti kamu
Bersenandung di antara pekiknya sepi jalanan kota
Memecah hening melalui lirihan suara yang indah
Ini pasti kamu
Ketika tertewa, celah matamu seakan mengecil
Sementara aku memandang itu sebagai anugerah Tuhan syarat makna
Ini pasti kamu
Menutup mulut sesaat makanan yang masih panas memasuki ruang mulut
Seakan tak kuasa menahannya. Tapi tetap saja engkau kunyah
Ini pasti kamu
Memetik secuil pecahan kulit di bibir saat mulai mengering
Terkadang tampak memerah tanda berdarah
Ini pasti kamu kan?
Hadir dengan sejuta sifat dan rasa
Menyejukkan dan memberikan sejuta warna
Apakah engkau tau maksud rangakaian kata ini?
Penuh sirat penuh harap penuh semangat
Ia pun menulis sembari tersenyum hangat di hadapan komputer ciptaan manusia
2024

Komentar
Posting Komentar