PUISI: Z
Z
Sembari menunggu senja di ujung anjangsana
Menengadahkan kepala diupayakan dengan sengaja
Berkelakar seraya berbisik lirih menjelma resah
Menanti waktu berakhir dengan indah
Bahasa yang terpakai tiada lagi bermakna
Terpental akan lusuh pilunya lagu Irama Laot Teduh
Makna yang tercipta tak lagi berarti
Tergelak akan manis rona senyummu di sanubari
Masih ingatkah suara kereta di ujung senja waktu itu?
Masih tak dapat untuk menguraikan kata
Menata ulang, mencari kalimat yang sesuai untuk mengungkapkan senyummu yang indah
Premis telah usai
Tertulis rasa ini di tengah riuhnya ruangan, di bawah lorong udara di antara sayup cantikmu di sisiku
Semoga dapat terbaca, semoga bermakna
2024

Komentar
Posting Komentar