PUISI : Jalan Pulang
Jalan Pulang
Tidak ada pilihan lain
Waktu terus berputar dengan begitu cepatnya
Meniti dan mengais rindu yang telah lama terpaut oleh jarak
Berlalu-lalang di tengah hiruk pikuk kota yang mulai tak lagi ramah
Tidak ada pilihan lain
Tak ada lagi tempat yang damai tuk disinggah
Semakin lama, semakin menyadari
Tak ada yang lebih tenang selain rumah
Di sepanjang jalan pulang
Air mata turun secara perlahan
Tak ada yang dirindu selain pelukan hangat Ibu
Masakan Ibu, seakan menuntun menuju perasaan yang telah lalu
Memberi dan membawakan sepiring sendu
Tak ada yang lebih berharga selain waktu
Tak ada yang lebih berarti selain bertemu
2024

Komentar
Posting Komentar