PUISI: Aku Tak Ingin
Aku Tak Ingin
Tak dapat membayangkan setiap makna di antara derap langkah
Tak ingin menghilang meski semakin jauh jejaknya tercipta
Aku tak ingin engkau terbenam di ujung nadi, di ujung sanubari
Meski terkadang merepotkan bila kembali
Aku tak ingin ia terbit di antara mendung, di antara hujan yang membasahi
Karena ranum silaunya di pagi hari, seakan memberikan arti
Ada kalanya, aku tak bisa beranjak
Aku... seakan tenggelam menuju palung di antara di samudra yang begitu luas
Aku tak kuasa menahan arus
Terombang-ambing dan terhempas menjauh dari teluk
Aku tak ingin engkau senantiasa bersemanyam
Sedang ia, tengah memompa darah di sekujur tubuhku
Karena engkau, membuatku sedikit tertahan
Karena ia, aku terbebas
Aku hanya ingin waktu
Hanya perlu merelakan engkau
Hanya perlu menerima dia
Di sisa waktuku
Di sisa hidupku
2026

Komentar
Posting Komentar